Trik Memilih Warna Hijab Sesuai Warna Kulit Kamu

Memilih warna hijab nggak boleh sembarangan, lho. Salah-salah, kamu bisa ngerasa ada yang nggak beres pas lagi ngaca gara-gara warna hijabnya nggak match ke kulit kamu. Nah, biar aura kamu makin terpancar, mulai sekarang yuk pilih warna hijab yang sesuai sama tone kulit. Simak triknya di bawah ini, ya.

Coba deh pikirin, tiap mau beli hijab, apa aja sih yang menjadi pertimbangan utama kamu? Modelnya? Ukuran? Warna? Atau mungkin bahannya? Keempat faktor tersebut punya peran penting dalam menentukan kenyamanan kamu saat pakai hijab. Tapi, warna hijab bisa dibilang paling menentukan keseluruhan penampilan kamu. Warna hijab yang dapat melengkapi tone alami kulit bakal membuat kamu keliatan lebih menarik. Sebaliknya, kalo warna hijab terlalu mencolok atau pucat, penampilan kamu justru malah kebanting.

Terus, gimana dong caranya memilih warna hijab yang pas buat kulit kita? Jangan bingung, simak aja beberapa trik simpel berikut ini:

  • 1. Pertama, kenali undertone kulit kamu terlebih dulu

Secara umum, undertone kulit dibagi menjadi 3, yakni cool, neutral, dan warm. Buat mencari tahu jenis undertone, coba deh balik tangan kamu lalu liat warna urat nadinya. Kalo warnanya keliatan biru atau keunguan, berarti undertone kulit kamu masuk kategori cool. Pemilik undertone cool ini umumnya punya warna kulit yang cerah bahkan menjurus ke putih.

Sementara itu, kalo kamu liat urat nadi kamu warnanya lebih ke hijau, kamu punya undertone yang netral (neutral) yang biasanya banyak ditemukan pada pemilik kulit putih langsat atau kuning langsat. Nah, warna urat nadi yang hijau gelap atau serupa warna olive menunjukkan undertone kulit yang hangat (warm) dan ditemukan pada warna kulit sawo matang atau gelap.

  • 2. Buat pemilk undertone cool dan warna kulit cerah, pilih hijab dengan shade warna yang solid (deep)

Warna yang solid atau deep bisa menciptakan kesan wajah yang cerah berseri bagi pemilik warna kulit putih. Nggak hanya warna hitam dan putih, warna lainnya yang punya tone solid seperti maroon, fuchsia, atau tosca sangat dianjurkan.

Biarpun kulit cerah biasanya cocok sama warna apa aja, dalam memilih hijab, usahakan untuk tidak menggunakan warna-warna pucat seperti beige atau taupe, terutama kalo pipi kamu udah keliatan pink alami. Soalnya, warna-warna tersebut justru bikin kamu tampak semakin pucat.

  • 3. Kulit kuning langsat biasanya paling bagus buat pakai hijab warna terang

Warna apa aja sebenernya masuk sih buat pemilik kulit kuning langsat. Tapi, kalo mau rona wajah keliatan makin bersinar, sebaiknya kamu pilih hijab dengan warna cerah juga misalnya merah, orange, atau burgundy.

  • 4. Kulit gelap juga cocok sama semua warna hijab

Nggak perlu bingung lagi buat memilih warna yang pas. Kamu bisa pakai hijab dengan warna apapun, dari yang shadenya gelap sampai neon. Warna solid seperti maroon atau cokelat bakal bikin pemilik kulit gelap makin ngegemesin. Nah, kalo mau pakai warna pastel, warna lavender kayanya bakal semakin menonjolkan aura cantikmu.

  • 5. Khusus buat pemilik kulit sawo matang, hindari warna hijab yang mirip sama warna kulit

Kayanya sebagian besar wanita Indonesia punya tone kulit sawo matang. Nah, biar wajah nggak keliatan kusam, sebaiknya hindari hijab dengan warna yang mendekati warna kulit asli seperti warna mocca, krem, atau cokelat. Pilih warna-warna dengan tone gelap misalnya hitam, maroon, atau hijau tua.

Itu dia beberapa trik memilih warna hijab sesuai warna kulit. Dengan memilih hijab yang sesuai warna kulit, kamu bisa terlihat semakin menarik, terlebih kalo kamu memadukan hijabmu dengan dress atau outfit berwarna senada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *